Tampilkan postingan dengan label Menumpas penyakit Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menumpas penyakit Hati. Tampilkan semua postingan

Bahaya Penyakit Hati

Posted by nabiyutiful | Posted in | Posted on 19.57

0

Di sebuah kota ada seorang pria yang menanam pohon berduri ditengah jalan. Walikota sudah berulang-ulang memperingatkannya agar memotong pohon berduri itu. Setiap kali diingatkan, orang itu selalu mengatakan dipotong besok hari. Namun orang itu tidak memenuhi janjinya.

Setelah beberapa tahun orang itu bertambah tua tetapi pohon itu belum juga dipotong juga. Pohon itu bahkan bertambah besar, tumbuh seiring waktu. Cabang-cabangnya bertambah tajam dan bertambah besar dan hampir menutupi jalan. Duri itu tidak saja melukai orang yang melalui jalan tetapi juga melukai pemiliknya. Sang Pemiliknya kini sangat ingin memotong pohon itu. Tetapi apadaya usianya sudah sangat tua. Ia menjadi lemah sehingga tidak mampu lagi untuk memotong pohon yang ditanamnya sendiri.

Kisah diatas mengingatkan kepada kita, 'Dalam hidup ini, kita sudah banyak sekali menanam pohon berduri di dalam hati kita, duri-duri itu tidak saja menusuk orang lain tetapi juga menusuk diri kita sendiri. Ambillah kapak, potonglah seluruh duri itu sekarang juga, sebelum kita kehilangan tenaga sama sekali.'

Pohon berduri dalam hati adalah penyakit-penyakit hati seperti kebencian, marah, dengki, hasad di dalam diri kita. Bersamaan bertambahnya umur meningkat pula kekuatannya. Tak ada lagi waktu yang lebih tepat untuk menebang pohon berduri dihati kita selain saat ini. Esok hari, penyakit hati itu akan semakin kuat sementara tenaga kita bertambah lemah. Tak ada lagi daya kita untuk menghancurkannya. Sungguh berbahaya jika kita membiarkan penyakit hati tumbuh dan berkembang di dalam diri kita. Mari kita basmi penyakit hati di dalam diri kita.

"Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwanya dan merugilah orang yang mengotorinya". (QS. 91 : 9-10)



oleh : M. Agus Syafii

OPTIMISME

Posted by nabiyutiful | Posted in | Posted on 00.24

1

masih dari redaksi yang sama, ada materi tentang Optimisme.. dibaca ya,, mudah-mudahan bermanfaat.. :)

Percaya dan Kedamaian Jiwa

Manusia lebih memerlukan keteguhan ketimbang apa pun lainnya dalam kehidupannya yang goyah. Orang yang terlibat perjuangan untuk mencapai tujuan tanpa dilengkapi senjata keteguhan akan mengalami kegagalan dan kekalahan. Sesungguhnya ketika tanggung jawab seseorang bertambah, kebutuhannya akan keteguhan dan keyakinan juga bertambah. Mengingat kenyataan ini, adalah kewajiban setiap orang untuk mempelajari bagaimana mengelakkan kecemasan dan berpegang pada keteguhan dan keyakinan.

Berjuang untuk mendapatkan kekayaan, kekuasaan, kemasyhuran dan hasil-hasil material lain hanyalah kepalsuan belaka. Usaha-usaha yang dilakukan di jalan ini akan menjadi sia-sia, karena kebahagiaan manusia di dunia ini terletak jauh di dalam hatinya. Obat, menurut Amirul Mukminin 'Ali, berada di dalam jiwa manusia sendiri, sehingga pada pengaruh luar tidak akan kita peroleh efek yang sama seperti yang terletak pada sumber-sumber yang kuat di dalam jiwa manusia. Karena pengaruh luar bersifat sementara, mustahillah ia mampu membawa manusia kepada kepuasan yang sempurna.

Kita harus mengakui bahwa terselesaikannya banyak masalah yang menurut wataknya tak dapat diselesaikan serta peningkatan yang cepat dalam teknologi tidaklah cukup untuk menimbulkan kehidupan yang bebas dari kecemasan. Mesin-mesin baru bukan saja tak mampu mengurangi besarnya penderitaan di dunia, tetapi juga membawa besertanya banyak masalah baru dan ketidakpastian.

Oleh karena itu, untuk membebaskan diri dari penderitaan yang berkelanjutan dalam kehidupan, dan untuk melewati kabut hitam yang menggelapkan jiwa, kita amat memerlukan pikiran yang tertuntun dengan benar. Pikiran itu dapat menjamin kebahagiaan manusia sama sebagaimana ia mampu membawa banyak kemajuan dalam kehidupan material kita. Disinilah kekuatan pemikiran akan terwujud dengan jelas dan menunjukkan pengaruhnya yang menakjubkan pada kehidupan manusia.

Jelaslah bahwa kesediaan berpikir merupakan suatu sember yang lancar yang memajukan manusia ke tingakat yang lebih mulia-ketimbang yang dapat dilakukan perolehan material-dengan memperkenalkannya kepada suatu dunia baru yang luas. Pemikiran yang benar mencegah orang pandai menjadi alat mainan di tangan uang. Orang yang kemampuan berpikirnya tumbuh menjadi pusat keberadaannya dapat berdiri dengan kukuh dan sabar di jalan penderitaan, bila hal itu menimpa mereka, dengan mengambil pandangan positif.

Efek Optimis

Bila sestem jasad terganggu oleh berbagai penyakit, keserasian pikiran yg terkandung oleh jiwa seseorang terganggu oleh berbagai faktor dan perilaku buruk. Walaupun pikiran berkuasa, ia tak dapat lepas dari perilaku seseorang. Oleh karena itu, manusia hanya dapat merasa bahagia bila ia mempunyai perilaku baik yang sesuai dengan pikiran, akhlak dan kegairahannya. Adalah tanggung jawab manusia untuk menghapus akar-akar perangai yang menghitamkan kesenangan dan kebahagiannya.

Dua unsur yang membantu menciptakan pikiran harmonis adalah optimisme dan pandangan positif terhadap hidup orang lain. Optimisme dan prasangka positif terhadap orang-orang sekitar merupakan jaminan kesenangan bagi orang-orang yang hidup di lapangan kemanusiaan. Berlawanan dengan optimisme adalah pesimisme dan berpikir buruk tentang orang lain, yang menghentikan stabilitas pemikiran benar dan menurunkan kemampuan untuk bergerak ke arah kesempurnaan.

Optimisme dapat digambarkan sebaik-baiknya sebagai cahaya dalam kegelapan, yang semakin meluas dengan semakin meluasnya cakrawala pemikiran. Bersama itu, tumbuhlah kecintaan terhadap keramahan dalam diri manusia, sehingga membangun suatu perkembangan baru dalam pandangannya tentang hidup. Optimisme memungkinkan manusia melihat warna kehidupan dengan lebih indah, sehingga memampukannya melihat semua orang dalam cahaya dan kekuatan baru. Dengan optimisme, penderitaan seseorang lenyap dan hapannya bertambah. Tak ada faktor yang mampu mengurangi besarnya permasalahan dalam kehidupan manusia sebagaimana optimisme. Rona bahagia lebih nyata di wajah orang optimis, bukan saja saat menikmati kepuasan melainkan juga sepanjang hidupnya, dalam situasi positif maupun negatif. Cahaya optimisme bersinar dari jiwanya yang senang setiap masa.

Kebutuhan untuk mendapatkan kepercayaan orang lain adalah penting. Supaya ada kepercayaan diantara para individu, optimisme harus menjadi bagian dari kehidupan mereka. Ini suatu kenyataan yang berpengaruh langsung pada kebahagiaan individu dan masyarakat. Kepercayaan diantara para anggota masyarakat merupakan faktor penting bagi kemajuan masyarakat itu. Demikian pula sebaliknya, tidak saling percaya selalu dapat menjadi unsur perusak setiap entitas sosial di masa depan. Makin dalam komunikasi antara berbagai unsur masyarakat, makin cepat perkembangan dan kemajuannya.

Juga, diantara buah-buah sosial yang menonjol dari optimisme adalah keserasian, kerjasama, dan saling percaya. Lagi pula, kedamaian dalam setiap kehidupan sosial hanya dapat dinikmati apabila hubungan diantara anggota kehidupan itu dibangun atas dasar cinta kasih, saling percaya, dan prasangka baik terhadap orang lain.

Seorang cendikiawan mengatakan, , "Prasangka baik merupakan suatu wajah kepercayaan, dan tak ada yang dapat dicapai tanpa kepercayaan dan prasangka baik".

=========================================================nabiyu.90



Menumpas Penyakit Hati

Posted by nabiyutiful | Posted in | Posted on 23.00

0

Assalamualaikum Pembaca.... huuhuu.. udah lama banget nih saya gak nulis.. hehe.. Pembaca, beberapa waktu lalu, saya baca buku yang kereeeeeeeeeeen banget edisi revisi dari buku BEST SELLER "MENUMPAS PENYAKIT HATI" Karangan SAYID MUJTABA MUSAWI LARI. tadinya saya fikir saya ingin menikmati manfaat buku itu sendiri.. ehhh tapi kayanya saya ngerasa dosa kalo gk disampein apa yg saya baca.. hehe.. oke deh langsung aja saya kasih tau ya apa yg saya baca..

Penyakit hati yang pertama adalah Sifat Pemberang!!

  • Nilai Persahabatan
Cinta Kasih adalah perasaan manusia yang alami. Karena itulah kita lihat setiap manusia tertarik oleh suatu kekuatan batin kepada sesamanya.
Cinta adalah fundasi keamanan dan kesenangan. Cinta merupakan kebutuhan rohani yang paling dapat dinikmati, yang berkembang bersama waktu.Di dunia ini tak ada yang lebih berharga daripada cinta.
Kepahitan dan penderitaan yang dirasakan ketika kehilangan seseorang yang dicintai merupakan musibah terbesar bagi manusia. Rohani membutuhkan rohani lain untuk perlindungan; kalau tidak maka kita akan tercabik-cabik di tangan kerisauan dan kecemasan, dengan demikian menjadi korban penindasan dunia kita sendiri.
Seorang cendikiawan mengatakan tentang hal ini, "Rahasia kebahagiaan ialah memelihara hubungan persaudaraan dengan dunia kita, ketimbang menciptakan kekacauan. Orang yang tak dapat mencintai sesama manusia tak akan dapat menjalani kehidupan aman yang bebas dari kecemasan."

Ikatan terbaik yang menyatukan berbagai unsur suatu masyarakat adalah ikatan yang dibangun atas dasar perasaan yang tulus dan cinta yang sesungguhnya. Keserasian yang ada diantara dua jiwalah yang membuat mereka bersatu dalam dunia cinta dan persatuan. Dari sinilah dasar menguncupnya kebahagiaan yang abadi. Namun, agar kebahagian semacam ini berlanjut terus, manusia harus mengesampingkan perbedaan-perbedaan dan berkompromi dengan orang lain tentang beberapa hal yang sama-sama mereka tolak.

Hidup itu ibarat area berbukit-bukit; bilamana seseorang mengeluarkan bunyi, ia akan mendengarkan kembali gemanya; orang yang hatinya penuh cinta kepada orang lain akan mengalami hal yang sama dari mereka.

Sebenarnya, salah satu syarat kebahagiaan dan metode yang efektif bagi perkembangan rohani adalah persahabatan yang sesungguhnya dengan orang-orang yang baik iman nya.. Karena, pikiran-pikiran pribadi menjadi berkembang di bawah naungan hubungan semacam itu, dimana rohani bangkit ke tingkat takwa dan perangai yang mulia. Oleh karena itu, adalah sangat penting menguji dengan cermat para individu yang akan diambil sebagai sahabat.
Adalah kesalahan tak berampun apabila kita mengukuhkan persahabatan dengan seseorang yang kejujuran dan kemurniannya tidak teruji- Karena manusia diciptakan dengan watak mudah terpengaruh oleh sifat orang lain melalui pergaulannya dengan mereka. Hubungan yang negatif merpakan ancaman terhadap kebahagiaan dan kemanusiaan.
  • Watak Pemberang Patut Disesalkan!!!
Sifat-sifata tertentu dan kebiasaan-kebiasaan yang tak disukai melemahkan ikatan cinta, dan kadang-kadang mengakibatkan terputusnya hubungan yang bagus. Orang yang bertempramen panas yang tak mampu mempertahankan cinta orang lain, mendirikan tembok kokoh diantaranya dirinya dan masyarakat, yang mencegahnya menyadari cahaya cinta. Oleh karen itu, watak pemberang merusak basis kebahagiaan dan menjatuhkan karakter manusia..!

Tak terbantah bahwa perangai buruk menjauhkan manusia dari sesamanya, karena manusia menderita oleh perlakuan orang yang mengesalkannya. Maka, akhlak buruk memaksa manusia menyia-nyiakan banyak kemampuan yang mungkin sangat berguna bagi jalan kemajuannyadalam kehidupan.

Seseorang yang ingin bercampur gaul dalam masyarakatnya, pertama-tama perlu mengetahui seni bergaul, lalu setelah mengenalnya dengan baik, menggunakannya sesuai peraturan masyarakat yang patut diterima. Tanpa proses ini, orang tak dapat hidup serasi dengan masyarakatnya. Tak dapat pula perilaku antarpribadi maju ke arah kesempurnaan dalam masyarakat semacam itu. Oleh karena itu, perilaku baik adalah basis utama kebahagiaan manusia. Perilaku baik juga merupakan faktor penting dalam memperbaiki kepribadian individu.

Sebenarnya, perilaku baik memungkinkan manusia menggunakan kemmpuan-kemampuannya secara efektif pada tahap umum pengelolaan masyarakat. Tidak ada suatu perangai yang sama dengan akhlak baik dalam menarik cinta dan kasih sayang, dan dalam mengarungi pahit getir yang mungkin dihadapi dalam kehidupan.

Orang yang menikmati perilaku baik itu tidak mengungkapkan sisi sedihnya kepada orang lain. Dengan begitu, ia mencegah mereka keluar dari jangkauan pribadinya. Orang semacam itu berjuang menciptakan pelangi kebahagiaan dan kasih sayang di sekitarnya sehingga orang-orang yang berhubungan dengannya melupakan kepahitan mereka sendiri, dengan memberikan kepada mereka rasa aman. Ia juga menghadirkan keamanannya sendiri walaupun ia menanggung kesulitan-kesulitan. Dengan begitu, ia sekaligus meningkatkan peluanya untuk berhasil dan berjaya.

Akhlak yang baik merupakan unsur yang kuat dalam mencapai keberhasilan. Tak perlu dikatakan lagi, keberhasilan usaha perdangan berhubungan langsung dengan perilaku baik para karyawannya. Seorang manajer perusahaan yang berkelakuan baik biasanya aktif dan berhasil menarik banyak hubungan penting.

Kesimpulannya, perilaku baik adalah rahasia di balik penerimaan orang lain. Orang tak mungkin senang terhadap orang yang berprilaku buruk walaupun berkedudukan baik. Orang lebih cenderung terhadap oara ubduvudy tertentu ketimbang yang lainnya. :)

  • Dan Nabi Muhammad SAW-pun menjadi Teladan yang Sempurna
Kita semua tahu bahwa salah satu faktor terpenting dalam kemajuan islam adalah akhlak yang sempurna dari nabi muhammad saw. Kenyataan ini disebutkan dalam firman Allah Yang Maha Kuasa, yang artinya.. "Dan sekiranya engkau berlaku kasar maka mereka pasti sudah bertebaran darimu dengan keras hati,"(QS.3:159)
Rasulullah SAW membagi-bagi waktunya diantara para sahabatnya; beliau mengurusi yang ini dan yang itu secara adil. (Raudhah al-Kafi, h.268)

Beliau mengutuk sikap pemberang; berkali-kali beliau mengatakan, "Sifat pemberang itu buruk; dan orang yang terburuk diantara kamu adalah pemberang." (Nahj al-Fashahah, h.371).

Beliau juga berkata, "Hai putra 'Abdul Muththalib, seungguhnya kamu tak akan mampu memuaskan manusia dengan uangmu; karena itu, temuilah merekan dengan wajah ceria dan perilaku gembira." (Wasa'il al-Syi'ah, II, h.222)

Anas bin Malik, pelayan Nabi, biasa mengatakan bahwa ia mengingat perilaku Nabi yang mulia, "Saya telah melayani Nabi (saw) selama 10tahun; selama itu tak pernah beliau mengatakan 'uf' kepada saya, apa pun yang saya lakukan atau yang tidak saya lakukan."(Faha'il al-Khamsah, I, h.119)

Selain itu, perilaku baik dan ceria merupakan faktor-faktor yang memanjangkan usia, Imam Ja'far Shadiq berkata dalam hal ini, "Keramahan dan akhlak baik memakmurkan bumi dan memperpanjang hidp." (Wasa'il al-Syi'ah, II, h.221).

Dan dari segi medis, DR.Sanderson menulis mngenai hal ini;
Keramahan adalah faktor penting dalam merawat dan mencegah penyakit. Banyak obat hanya mengakibatkan efek samping selain penyembuhan sementara, sedang keramahan menyebabkan penyembuhan yang langgeng bagi seluruh bagian badan. Keramahan mengerahkan seluruh kekuatan badan. Peredaran darah dalam tubuh orang-orang yang berperilaku baik amat bagus dan pernapasan mereka lebih baik... (Firoz Fikr)

Imam Ja'far Shadiq memasukkan pula keceriaan sebagai salah satu tanda kemampuan manusia untuk menalar. Ia mengatakan "Orang yang paling sempurna kemampuan nalarnya diantara manusia adalah orang yang mempunyai akhlak paling baik." (Wasa'il al-Syi'ah, II, h.201)

Samuel Smiles juga berkata,
Sejarah menunjukkan bahwa para genius terbesar adalah orang-orang yang berbahagia dan optimis, karena mereka menyadari makna hidup yang sesungguhnya dan berusaha mewujudkan penalarannya dalam diri mereka. Bilamana seseorang merenungkan hasil-hasil yang mereka capai, ia dapat melihat dengan jelas jiwa dan pemikiran mereka yang sehat dan keramahan serta kegairahan mereka. Orang-orang dengan jiwa yang paling besar dan orak yang paling cerdas, semuanya berwajah ceria dan bahagia. (Akhlaq)

Rasulullah saw bersabda, "Perangai terpenting yang akan memimpin umatku ke surga adalah takwa kepada Allah dan akhlak yang baik." (Wasa'il al-Syi'ah, II, h.22)

Karena itu, adalah wajib bagi orang yang berpemimpinkan akal dan ingin menjalani kehidupan yang terhormat untuk meraih modal yang tak terhitung nilainya ini: akhlak yang baik.
Untuk menghapus sifat-sifat yang tak dikehendaki, manusia memerlukan hasrat yang sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan ini. Sekilas pandang pada kekurangan-kekurang yang diakibatkan oleh perilaku buruk akan memberikan rangsangan untuk mengantarkannya berjuang mengahpus perangai semacam itu. ^-^
****************************************************************nabiyu.90

Demikian tulisan mengenai sifat pemberang, tulisan ini saya tulis tiada lain dengan tujuan membagi ilmu kepada semua manusia yang pada dasarnya saya yakin masih ada secercah harap untuk menjadi manusia yang lebih baik. ^-^

Terima Kasih saya ucapkan untuk Sayid Mujtaba Musawi Lari, semoga ilmu yang beliau berikan ini menjadi ladang pahala untuk beliau. Karena seperti firman Allah yang artinya "akan terputus amalan manusia jika ia telah meninggal kecuali 3 hal yaitu: Doa anak yang sholeh, Ilmu yang bermanfaat dan shodaqoh jariyah." ya.. insya Alloh seperti itulah kira-kira artinya,.. heehe, dan saya berdoa smoga beliau selalu dlm lindungan Allah,, karena telah menciptakan buku yg begitu luar biasa..

Dan mengenai materi ini gak cuma sampe disini aja lho.. ada sequelnya.. hehe..masih banyak lagi cerita2 yang insya Allah bisa saya tuliskan lagi.. jadi sering-sering dateng kesini aja ya!!!! hehe...

yaudah deh sampai disini dulu.. daaaaaaaaaaaaaaaahh... Assalamuailaikum warahmatullahi wabarakatuh... daaaah.. makasihhh......